1.000 Hektar Sasaran Perluasan, BRMP Sulut Pantau Penyaluran Bibit Kelapa
Kema, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan monitoring penyaluran bantuan bibit kelapa dalam di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa (3/11). Kegiatan ini bertujuan memastikan penyaluran bibit kepada kelompok tani berjalan sesuai dengan alokasi dan ketentuan program perluasan kelapa dalam.
Berdasarkan hasil verifikasi data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) perluasan kelapa dalam Tahap IV, Kabupaten Minut memperoleh alokasi kegiatan seluas 1.000 hektare. Program tersebut membutuhkan sebanyak 110.000 batang bibit kelapa dalam untuk mendukung pengembangan komoditas kelapa di wilayah tersebut.
Tim BRMP Sulut yang terdiri atas Suratini, Kesna Lamaega, dan Carol Sumilat melaksanakan monitoring di Kecamatan Kema, Kabupaten Minut. Penyaluran bibit telah dilaksanakan kepada empat kelompok tani di Desa Tontalete, satu kelompok tani di Desa Waleo, dan dua kelompok tani di Desa Kaima.
Sementara itu, sebagian bibit lainnya masih menunggu proses penyaluran berikutnya dari pihak penyedia, yaitu CV Abadi yang berlokasi di Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan distribusi sekaligus memastikan bantuan bibit diterima oleh kelompok tani penerima.
Monitoring pertama dilaksanakan pada Kelompok Tani Makatete di Desa Tontalete, Kecamatan Kema. Kelompok tani yang diketuai Stela Pangemanan tersebut menerima bantuan sebanyak 1.650 batang bibit kelapa dalam, termasuk bibit cadangan untuk mengantisipasi penyusutan (refraksi), dengan alokasi luas lahan 15 hektare. Seluruh bibit sementara ditempatkan di lahan ketua kelompok tani sebelum didistribusikan kepada masing-masing anggota.
Selanjutnya, tim melakukan monitoring pada Kelompok Tani Mawar yang diketuai Yessy Vonie Hasan di Desa Tontalete. Kelompok tani tersebut memperoleh bantuan sebanyak 3.330 batang bibit kelapa dalam, termasuk refraksi, untuk mendukung pengembangan lahan seluas 30 hektare.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, bibit kelapa dalam yang diterima Kelompok Tani Mawar berada dalam kondisi baik. Tim juga memastikan bahwa bibit yang disalurkan sesuai dengan deskripsi varietas yang tercantum pada label sehingga dapat mendukung pelaksanaan kegiatan perluasan kelapa dalam.
Melalui kegiatan monitoring ini, BRMP Sulawesi Utara berupaya memastikan proses penyaluran bantuan bibit berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani. Pengawasan secara langsung juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi perkembangan distribusi serta kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan program.
BRMP Sulut akan terus melaksanakan monitoring terhadap perkembangan penyaluran bibit kelapa dalam kepada kelompok tani penerima bantuan di berbagai wilayah Sulut. Upaya ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan program perluasan kelapa dalam, meningkatkan produktivitas perkebunan, serta memperkuat pengembangan komoditas kelapa sebagai salah satu potensi unggulan daerah.